LPPM Bekali Peserta KKN 2026 Sekolah Riset, PkM dan Publikasi Ilmiah

Sumenep, UA Media– Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Annuqayah terus memperkuat kapasitas akademik mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyelenggarakan Sekolah Riset, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dan Publikasi Ilmiah sebagai bagian dari rangkaian pembekalan peserta KKN.

Dr. Paisun, M.Pd, Kepala LPPM Universitas Annuqayah mengatakan program ini bertujuan membangun budaya riset di kalangan mahasiswa sehingga pelaksanaan KKN tidak hanya menghasilkan program pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga melahirkan luaran akademik yang berkualitas, seperti proposal PKM, artikel ilmiah, hingga publikasi pada jurnal maupun prosiding.

"Peserta memperoleh materi mengenai penyusunan desain penelitian berbasis kebutuhan masyarakat, teknik pengumpulan dan analisis data, penyusunan proposal PKM yang kompetitif, serta strategi menulis artikel ilmiah sesuai kaidah akademik. Mahasiswa juga dibimbing untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan di lokasi KKN agar dapat diolah menjadi karya ilmiah yang bernilai dan berdampak," katanya. 

Alumni Doktoral Universitas Islam Malang ini  menegaskan bahwa KKN merupakan laboratorium pembelajaran yang ideal bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan tridarma perguruan tinggi. Karena itu, setiap peserta diharapkan tidak hanya menjalankan program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mampu mendokumentasikan proses dan hasilnya dalam bentuk karya ilmiah yang dapat dipublikasikan.

"Melalui Sekolah Riset, PKM, dan Publikasi Ilmiah ini, kami ingin membangun tradisi akademik yang kuat. Mahasiswa diharapkan mampu mengubah pengalaman pengabdian di lapangan menjadi inovasi, riset terapan, dan publikasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas akademik universitas," ujarnya.

Perlu diketahui, kegiatan ini diisi langsung oleh dosen dan pakar yang ahli di bidangnya di antaranya Dr. Rosidi Bahri, M.Ag, dan Dr. (Cand) Maksum, M.Si. 

Salah satu peserta KKN, Putri Ramadhani menilai materi yang diberikan memberikan bekal praktis dalam merancang program kerja berbasis data sekaligus meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah.

"Semoga nantinya kami mampu menghasilkan program-program inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan produktivitas riset, kreativitas mahasiswa, dan publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan budaya akademik," pungkasnya.